Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2015

Cara Menghitung Bunga Deposito

Rumus Bunga Deposito Bank – Deposito merupakan simpanan baik dalam mata uang rupiah maupun mata uang asing seperti dollar, euro, yen, ringgit, poundsterling, dan sebagainya yang pencairannya hanya dapat dilakukan pada jangka waktu tertentu dan syarat-syarat tertentu sehingga akhirnya bila kita menjumpai kata deposito maka diasumsikan bahwa deposito yang dimaksud adalah deposito berjangka. Lamanya uang disimpan dalam bentuk deposito biasanya dalam tenor (masa simpan) 1, 3, 6, 12, 24 atau 36 bulan. Deposito yang akan jatuh tempo dapat diperpanjang secara otomatis ( ARO - Automatic Roll Over ) tergantung pada saat perjanjian awal pembuatan deposito. Ilustrasi Fluktuasi Persentase Bunga Rupiah Uang yang kita investasikan dalam bentuk tabungan dan deposito bank akan bertambah sesuai dengan bunga bank yang diberikan. Bunga deposito biasanya akan lebih tinggi dari bunga tabungan biasa. Meskipun demikian, harus diingat bahwa uang deposito yang disimpan harus tidak bisa diambil sewaktu-wa

Cara Menghitung Luas dan Keliling Jajaran Genjang

Rumus Keliling dan luas jajaran genjang - Jajar Genjang atau jajaran genjang merupakan bentuk bangun datar berupa segi empat yang sisinya sepasang-sepasang sama panjang dan sejajar. Dengan demikian, sisi yang berhadapan akan memiliki panjang yang sama dan sudut yang berhadapan juga akan sama besar. Oleh karena itu jajaran genjang juga sering disebut sebagai Parallelogram. Untuk lebih jelasnya lihat ilustrasi gambar berikut : Jajaran Genjang Misalkan kita memiliki jajaran genjang yang terbentuk dari empat buah titik: A, B, C, dan D seperti yang tampak pada gambar di atas. Panjang alas adalah Panjang AB, dan akan sama dengan panjang CD atau sebesar a satuan. Panjang sisi miring adalah Panjang AC dan juga sama dengan panjang BD atau sebesar m satuan. Untuk mengetahui panjang keliling jajaran genjang maka dapat digunakan rumus :   Keliling Jajaran Genjang = 2 x alas + 2 x sisi miring Atau Keliling Jajaran Genjang = 2 x ( alas + sisi miring) = 2 x ( a + m) atau K

Rumus Menghitung Volume Tabung(Silinder)

Cara menghitung isi silinder (tabung) – Prinsip pokok untuk menghitung volume ruang/bangun sederhana adalah luas alas dikali dengan tinggi. Rumus tersebut sangat tepat untuk digunakan pada balok, kubus, dan juga tabung. Tabung memiliki bentuk alas (Bagian bawah) dan tutup (bagian atas) berupa lingkaran seperti yang tampak pada gambar berikut : Ilustrasi Tabung (Silinder) Pada artikel terdahulu telah dibahas mengenai cara menghitung luas lingkaran . Jadi untuk mendapatkan volume atau isi tabung pertama-tama kita harus menghitung luas alasnya setelah itu tinggal kita kalikan dengan tinggi tabung tersebut. Jadi, kalau ditulis dalam persamaan matematika rumus volume tabung adalah sebagai berikut :   Dimana : d adalah diameter lingkaran, r adalah radius / jari-jari lingkaran, nilai r selalu setengah d atau ditulis r = 1 / 2 d t adalah tinggi tabung   Sekedar gambaran, kita review lagi sedikit soal luas lingkaran. Pi (π) adalah konstanta atau nilai tetap yang nilainya